![]() |
foto dari sini . |
Hei, kira-kira doong, masak ibu hamil
diajak berolah raga...?!
Eits, jangan salah faham, baca dulu
arikel berikut:
Olah raga akan membawa manfaat bagi ibu
hamil. Sesegera mungkin anda memulai untuk berolahraga sebagai persiapan fisik
kehamilan, akan lebih baik. Jika sebelum hamil anda terbiasa untuk berolah raga
secara rutin, maka anda dapat meneruskannya. Namun jika anda belum melakukannya
secara rutin, maka tidak ada kata terlambat untuk segera melakukannya. Mari segera memulainya sekalipun kondisi
kehamilan yang berat dan melemahkan ibu hamil kadang membawa pada sifat malas.
Memang terasa lebih enak untuk tidur-tiduran saja, namun sesungguhnya berolah
raga memiliki nilai penting pada ibu hamil. Ibu yang bugar membuat janin juga
bahagia.
Berbagai
perubahan yang terjadi karena proses kehamilan menyebabkan otot-otot menjadi
lemah, olah raga akan melatih otot-otot tersebut untuk menjadi kuat kembali.
Terutama karena beban tubuh selanjutnya menjadi lebih berat sehingga tubuh
perlu dipersiapkan untuk menanggungnya. Olah raga juga akan membantu
melancarkan peredaran darah dan kerja jantung. Volume darah yang meningkat
untuk menunjang kebutuhan janin merupakan beban yang tidak ringan bagi jantung. Olah raga akan membantu
kelancarannya yang berarti juga tubuh kita akan memompa oksigen yang dibutuhkan
janin dengan lancar.
Bertambahnya
usia kehamilan akan menyebabkan beban tubuh bertambah. Pusat keseimbangan akan
bergeser ke perut. Ibu hamil cenderung memiliki sikap tubuh melawan gravitasi.
Akibatnya timbullah rasa nyeri. Sikap
tubuh yang salah akan memperparah keluhan nyeri yang umum terjadi pada ibu
hamil. Olah Raga akan membantu ibu hamil
untuk memiliki kebiasaan positif dalam sikap tubuh dan membantu
mengurangi rasa tidak nyaman.
Olah raga
juga membantu kelancaran persalinan, karena dengan olah raga otot-otot akan
terlatih menjadi kuat. Otot yang kuat
akan memperkecil resiko kesulitan dalam persalinan. Jika anda rajin
berolahraga, maka kemungkinan untuk mengalami tindakan operasi caesar juga
lebih kecil.
Olah raga
meningkatkan kebugaran dan mempercepat proses pemulihan pasca persalinan.
Persalinan adalah peristiwa yang melelahkan. Setelah buah hati terlahir, anda
akan dihadapkan 'banyak' pekerjaan tambahan. Memang menyenangkan aktivitas
merawat si kecil, tetapi juga sekaligus melelahkan. Kebugaran anda akan membuat
anda terjaga stamina menghadapi tugas baru sebagai ibu.
Diantara
kondisi kurang menyenangkan yang dihadapi oleh ibu hamil adalah perubahan
kulit. Olah raga akan memperlancar peredaran darah, yang juga berarti membantu
proses perbaikan bentuk dan warna kulit. Kulit anda lebih lentur dan kencang
karenanya.
Olah raga
juga mengurangi kemungkinan anda terserang selulit pasca melahirkan. Mengapa
selulit ? Perubahan hormon selama
kehamilan dapat menimbulkan tumpukan lemak yang berkerut-kerut seperti kulit jeruk
disekitar pinggang dan paha. Kasus ini tidak selalu terjadi, namun olah raga
membantu mencegah kemungkinan selulit.
![]() |
" Besok kita juga punya anak..." Foto dok. pribadi. |
OLAH RAGA PILIHAN
Renang
adalah pilihan yang baik. Berada dalam air membuat anda untuk beberapa saat
terbebas dari beban berat tubuh anda. Pada otot-otot rahim juga tidak terjadi
peregangan, sehingga tidak membahayakan persalinan. Selain itu, renang membawa
manfaat memperkuat otot jantung, membuat anda lebih rileks dan menjaga bentuk tubuh anda supaya tetap
padat. Satu hal yang perlu diingat, jangan terlalu lama berendam yang akan
mengakibatkan tubuh anda kemudian terasa lebih panas.
Jalan
santai adalah pilihan yang sangat menarik, mudah dan murah. Manfaatnyapun lebih
besar dari waktu yang kita luangkan. Mudah, karena anda dapat melakukannya
dimana saja, sekedar mengitari rumah, pergi ke rumah teman yang tidak terlalu
jauh, jalan-jalan ke pasar atau mall sambil cuci mata. Atau sengaja jalan-jalan pagi menghirup udara
segar sambil bersapa dengan tetangga. Berjalan akan mengaktifkan sebagian besar otot-otot anda. Jalan kaki
juga mempercepat proses persalinan.
Saya
punya pengalaman menarik ketika hamil anak kelima. Menjelang persalinan,
pembukaan sangat lambat, sampai membutuhkan waktu dua hari. Proses pembukaan menjadi lebih cepat setelah
saya mondar-mandir selama sekitar empat jam. Pembukaan segera maju pesat dan saya
melahirkan dengan lancar. Namun .... capeknya seperti habis lari marathon. Jika
anda rajin melakukannya, tentu anda tak perlu , marathon seperti itu.
Olah raga
lain yang direkomendasikan adalah senam hamil. Senam dengan gerakan-gerakan
tertentu yang akan memperkuat otot-otot, khususnya menghadapi persalinan.
Anda
dapat berkreativitas dalam memilih gerakan, namun jangan sembarangan melakukan
gerakan senam. Hindari gerakan yang menyebabkan peregangan berlebihan otot
sekitar panggul, perut, rahim dan punggung. Hindari sit-up, dan gerakan-gerakan
yang menimbulkan benturan pada perut. Hindari melompat, melempar serta mengubah
posisi tubuh dengan cepat, bisa membahayakan keselamatan kandungan anda.
Anda yang
menyukai jogging, sebaiknya hati-hati melakukannya sekalipun kehamilan anda
tidak bermasalah. Lebih baik lagi jika anda berkonsultasi dengan dokter. Ketika
memulai sebaiknya melakukan pemanasan dan mengakhiri juga dengan pendinginan.
Perlengkapan seperti sepatu hendaknya diperhatikan. Anda sebaiknya memakai
sepatu khusus untuk jogging yang dapat membantu kaki menanggung berat badan
dengan lebih baik.
Yoga juga
olah raga yang bermanfaat untuk kehamilan. Latihan pernafasan akan sangat
membantu dalam proses persalinan. Membantu meminimalkan rasa nyeri pada saat
kontraksi dan memperlancar ketika mengejan.
.....DAN JANINPUN
NYAMAN
Apakah
ada manfaat olah raga bagi janin ?
Tentu saja ada. Olah raga akan memperlancar peredaran
darah, termasuk aliran darah ke janin. Dengan demikian, janin akan memperoleh
oksigen ekstra yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya.
Pengaruhnya dalam perkembangan otak juga positif.
Selama
berolahraga, tubuh anda akan memproduksi hormon adrenalin. Melalui plasenta,
hormon ini juga 'dikirimkan' kepada janin anda. Maka sebagaimana anda merasa
bersemangat, si kecil dalam rahimpun akan merasakan bersemangat. Tubuh anda juga
akan memproduksi hormon endorfin (substansi yang mirip morfin). Hormon ini akan
menumbuhkan perasaan senang dan bahagia.
Janin andapun merasakan sangat senang. Perasaan ini akan menyelimuti anda dan
janin anda selama sekitar delapan jam.
Tentu saja hal ini membantu anda untuk mengurangi stres dan perasaan negatif
lain.
Setelah
memahami manfaatnya, anda perlu menjaga semangat agar bisa melakukannya secara
rutin. Mencari teman berolahraga, terutama suami, tentu akan menambah rasa
bahagia anda menikmati olah raga.
Gerakan-gerakan
pada saat olah raga terasa menyenangkan bagi si kecil. Misalnya ketika anda
melakukan gerakan yang meregangkan otot-otot perut, terasa seperti pijatan bagi
janin anda. Gerakan teratur yang lembut, membuat janin anda seperti dibuai
dalam ayunan. Janin anda akan merasa semakin nyaman.
![]() |
Takjub melihat bayi. Foto dok.pribadi. |
BEBERAPA CATATAN
Hal-hal
yang perlu anda perhatikan ketika berolah raga:
- Jangan terlalu keras dalam melakukan olah raga. Bagaimanapun masa kehamilan bukanlah saat yang tepat untuk mengejar prestasi. Mulailah dari yang paling ringan dan kemudian ditingkatkan pada waktu-waktu selanjutnya. Berhati-hatilah pada awal kehamilan karena merupakan masa rawan. Akhir kehamilan juga perlu berhati-hati agar tidak memicu persalinan dini.
- Aktifitas olah raga membutuhkan energi tambahan, anda harus mengganti energi yang terbuang dengan makanan yang seimbang. Keringat yang mengucur diimbangi dengan minum yang cukup.
- Setelah berolahraga, anda perlu beristirahat sejenak untuk menghilangkan capek sebelum melakukan aktifitas lain.
Pengalaman pribadi hamil 6x, saya sampai pada kesimpulan
bahwa saat ibu hamil giat berolah raga, maka proses kelahiran secara umum lebih
lancar. Sebaliknya jika ibu hamil kurang bergerak, proses kelahiran menjadi
lebih lamban. Wallahu a’lam.
Anda para pembaca, adakah punya pengalaman tentang olah raga
ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar